Pengambilan Sumpah Janji dan Pelepasan Purnabakti PNS

         Bertempat di Halaman Kantor Bupati Kotawaringin Timur (4/9/2017) Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan acara pengambilan sumpah janji PNS sekaligus Pelepasan Purnabakti PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Wakil Bupati Kotawaringin Timur H. M. Taufiq Mukri, SH, MM selaku pejabat pengambil sumpah janji an sebanyak 328 PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur serentak mengucapkan sumpah atau janji PNS. Adapun peserta Prosesi Pengambilan Sumpah Janji merupakan PNS baru selesai menjalani masa percobaan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. 
 
        Berdaasarkan pantuan suasana tempat prosesi acara berlangsung penuh khidmat , karena sebelumnya lapangan tempat acara berlangsung sempat diguyur hujan ringan, sehingga menjadikan suasana pagi menjadi khidmat pada saat prosesi pembacaan sumpah/janji dilaksanakan. Tercatat pada prosesi pengambilan sumpah/janji tersebut terdapat 4 agama yang diwakili masing-masing perwakilan dari penganut agama, yaitu : Islam, Kristen, Katolik dan Hindu dengan disaksikan 2 orang saksi yaitu Bapak Alang Arianto.,SE, M.Si, selaku Kepala BKD Kab. Kotim dan Bapak Imam Subekti., S.Pt, MM Selaku Kepala Bagian Umum Setda Kotim. Keterwakilan 4 agama tersebut menjadi simbol keberagaman penganut agama PNS dilingkungan Pemkab Kotim, sehingga sikap toleransi dan saling menghormati antar pemeluk umat beragama merupakan suatu kewajiban yang harus dipatuhi bersama.
 
        Seusai prosesi pembacaan sumpah dan pelepasan PNS Purnabakti, wakit bupati Kotim diminta untuk menyampaikan amanat Bupati Kotim kepada seluruh PNS yang sudah diambil sumpah. Dalam amanatnya beliau tidak henti-hentinya mengingatkan PNS untuk bekerja Profesional dan menjauhi perbuatan tercela yang dapat menghancurkan karir PNS bahkan dapat menjerumuskan PNS ke dalam ranah pelanggaran hukum pidana terutama penyalahgunaan Narkoba. Beliau juga menyampaikan bahwa menjadi seorang aparatur sipil negara merupakan Rahmat sekaligus beban, sehingga setiap tindak tanduk seorang aparatur haruslah baik serta memberikan pelayanan maksimal kepada setiap lapisan masyarakat. Beliau menambahkan bahwa melalui prosesi pengambilan sumpah janji, merupakan salah satu upaya pembinaan mental spiritual yang dilakukan pejabat pembina kepegawaian terhadap PNS sehingga setiap PNS yang telah mengucapkan sumpah janji memiliki keterikatan secara religius terhadap apa yang sudah diucapkan pada saat prosesi pengambilan sumpah janji yang baru dilaksanakan.
 
         Sementara bagi PNS purna bakti, beliau berpesan bahwa masa purnabakti bukan merupakan masa pensiun seorang PNS dari kehidupan, karena setelah memasuki masa purnabakti, seorang PNS masih diharapkan terus berkarya di lingkungannya masing-masing dan menjadi pelopor serta motivator bagi masyarakat. Istilah Purna bakti hanya menjadi istilah didalam dunia pemerintahan, sementara ketika seorang pensiunan PNS kembali ketengah-tengah masyarakat seyogyanya menjadi panutan dan memberikan karya yang terbaik sesuai dengan kemampuan masing-masing. Beliau menambahkan, bahwa masa pensiun memang harus dipersiapkan, sehingga ketika sampai masanya, seoragn pensiunan PNS sudah memiliki pandangan kedepan dalam menjalani sisa kehidupan dalam usia lanjut.
 
      Acara prosesi kemudian diakhiri dengan penandatanganan daftar hadir bagi peserta pengambilan Sumpah/Janji serta makan bersama yang sudah dipersiapkan panitia.(Foto: Anto januar)

  • 04-09-2017 00:00 am

  • Oleh Admin

  • Dibaca 0 Kali